Tevez 'Hantu' Buat 'Si Biru'
Manchester - Manchester City tampak percaya diri menjelang duel besar menghadapi Chelsea pada akhir pekan ini. The Citizens punya seorang Carlos Tevez yang siap menghantui dan memberi mimpi buruk buat The Blues.
Musim lalu Chelsea boleh saja selalu menang ketika menghadapi tim-tim Big Four. Namun ketika berhadapan dengan City mereka dibuat tak berdaya.
Di laga kandang dan tandangnya, pasukan Roberto Mancini tersebut selalu berhasil mempecundangi Frank Lampard dkk. Dalam pertemuan pertamanya, City menang 2-1 dan kembali mengulang hasil positif itu di pertemuan berikutnya dengan kemenangan 4-2.
Kala itu Tevez menjadi momok buat tim besutan Carlo Ancelotti. Penyerang internasional Argentina itu mencetak tiga dari enam gol di dua laga tersebut.
City akan menjamu Chelsea di City of Manchester, Sabtu (23/9/2010). Di duel besar itu tim tuan rumah siap untuk mengulang suksesnya musim lalu.
"Musim lalu Carlos memberi mereka periode yang sulit. Dan dia akan melakukannya lagi kali ini, pastinya. Dia sudah sangat nyetel dengan permainan tim," seru Shaun Wright Phillips memperingatkan Chelsea di The Sun.
"Carlos dan rekan-rekan yang lain akan mencoba untuk melakukan hal yang sama kepada mereka," tandas pemain yang disapa SWP itu.
Di dalam duel besar itu City mengalami krisis di lini pertahanannya dengan cederanya sejumlah defender. Di antaranya adalah Aleksandr Kolarov, Jerome Boateng dan Wayne Bridge.
source:detiksport.com
Jumat, 24/09/2010 22:35 WIB
Jelang City vs Chelsea
Mancini: Chelsea Juara Lagi
Manchester - Entah kadung rendah diri, realistis atau sekadar berstrategi, Manajer Manchester City Roberto Mancini sudah menobatkan Chelsea akan jadi juara lagi musim ini justru sebelum kedua tim berhadapan.
Baru lima partai berjalan di Liga Primer musim ini. Dari jumlah itu City yang penuh ambisi relatif tidak jelek-jelek amat performanya, karena toh tetap mampu bertengger di posisi empat klasemen.
Chelsea, sang juara bertahan, sementara itu memuncaki klasemen dengan poin 15. Lajunya luar biasa karena 'Si Biru' adalah satu-satunya tim yang masih meraih hasil sempurna alias selalu menang.
Kedua tim itu sekarang dihadapkan pada pekan keenam. City akan menanti kedatangan Chelsea di City of Manchester Stadium, Sabtu (25/9/2010).
Mestinya duel itu bisa berjalan sengit mengingat di pekan kedua lalu City juga mampu merememukkan Liverpool. Namun, kubu The Citizens malah terlihat tidak pede di hadapan Chelsea.
"Saya pikir Chelsea adalah tim terbaik saat ini," nilai Mancini di Reuters.
"Saya pikir mereka mungkin akan memenangi Liga Primer dengan mudah karena punya tim tangguh dan mereka main bersama selama bertahun-tahun dan mereka punya manajer luar biasa," pujinya.
Bisa jadi komentar itu hanya akal-akalan Mancini untuk membuat lawan jadi pongah dan lengah. Tapi manajer City asal Italia itu juga punya alasan lain mengapa dia tampak kurang optimistis jelang laga lawan The Blues.
"Kami tak punya pemain bertahan untuk besok. Kami cuma punya 11 pemain yang bisa main 100 persen," keluhnya.
"(Micah Richards) cedera. (Joleon Lescott) Tak siap main 90 menit. (Wayne Bridge) Cedera. (Aleksandar Kolarov) Cedera. (Jerome Boateng) Tak siap main 100 persen," papar Mancini menjawab pertanyaan para jurnalis.
Jumat, 24/09/2010 16:20 WIB
Bukan Gelar, Target Liverpool Finis Empat Besar
Liverpool - Melihat penampilan Liverpool yang masih jauh dari bagus, Steven Gerrard menilai sangat sulit buat timnya bisa juara musim ini. Kembali di jajaran empat besar adalah target paling realistis buat The Reds.
The Kop belum mampu memulihkan diri dari penampilan jeblok pada musim sebelumnya. Di musim ini, Liverpool baru memperoleh lima angka hasil lima kali bertanding dan cuma sekali menang. Hasil ini menenggelamkan skuad yang dibesut Roy Hodgson ini di urutan 16 klasemen sementara.
Di sisi lain, para kompetitor utama Liverpool masih perkasa. Chelsea, Arsenal dan Manchester united berada di tiga tangga teratas. Sedangkan dua kuda hitam Manchester City dan Tottenham Hotspur mengekor di belakang mereka.
Luka 'Merseyside Merah' baru saja bertambah parah. Liverpool belum lama ini disingkirkan oleh tim dua kasta lebih rendah, Northampton Town 4-2 dari ajang Piala Carling.
Belum ada jaminan membaiknya performa Liverpool di waktu yang akan datang membuat Gerrard berpikir realistis. Gelandang internasional Inggris tersebut menyadari kalau musim ini belum waktunya timnya juara dan lebih fokus untuk mengembalikan diri di zona Empat Besar setelah di musim lalu finis di urutan tujuh.
"Target realistisnya adalah mengusahakan untuk kembali ke empat besar. Memenangi liga, tentu saja (keinginan kami) karena itu masih mungkin dan apapun masih bisa terjadi," sahut Gerrard di Daily Mail.
"Tapi secara realistis, fokus kami adalah finis di posisi Empat Besar. Jika kami finis pertama, kedua, ketiga itu fantastis, hebat dan kami tidak akan menyerah untuk mencapainya dan kami akan berjuang hingga akhir."
"Tapi di awal musim, Anda memiliki target dari sebuah sudut pandang yang realistis setelah finis ketujuh akhir musim lalu, target kami selalu kembali ke urutan empat besar," tandas Stevie G.
Bersama Manchester United, Liverpool menjadi pengumpul titel juara Liga Inggris terbanyak dengan 18 trofi. Namun perolehan trofi klub yang bermarkas di Anfield itu mandeg sejak yang terakhir diraih pada musim 1989-90.
source:detiksport.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar