Selasa, 02 November 2010

Selasa, 02/11/2010 07:25 WIB 

Mourinho dan Misteri Angka 38, 13, 6


Jakarta - Usai menundukkan Hercules, media Spanyol menemukan kertas yang digunakan Jose Mourinho untuk meracik strategi timnya. Yang menarik perhatian adalah tulisan angka-angka 38, 13 dan 6. Apa artinya?

Total ada empat lembar kertas yang ditemukan di
bench tempat skuad Madrid berada saat melawat ke Hercules dalam lanjutan Liga Spanyol akhir pekan lalu. Kertas-kertas itu tersobek dari buku yang terus dibawa Mourinho dalam laga yang berkesudahan 3-1 untuk tim tamu tersebut.

Lembar pertama hingga lembar ketiga kertas tersebut berisi coret-coret Mourinho terkait strategi yang dia gunakan dalam pertandingan tersebut. Di antaranya adalah "TR9" yang merujuk pada David Trezeguet serta "Plan B" yang dianggap sebagai strategi cadangan mengingat 
Los Merengues sempat tertinggal lebih dulu.

Yang sangat menarik perhatian adalah lembar keempat di mana tertulis angka-angka 38, 13, 6 dan 57 (yang merupakan hasil penjumlahan ketiga angka pertama). Sementara di sisi kanan angka 57 tertulis  "p/10 
months".

Situs 
AS menganalisa kalau angka-angka tersebut merupakan jumlah pertandingan yang bakal dilalui Madrid sepanjang musim ini.

Angka 38 jelas merujuk pada jumlah laga yang akan dilalui Madrid di 
La Liga Primera. Sementara angka 13 menunjuk pada jumlah pertandingan yang dibutuhkan Iker Casillas cs untuk bisa masuk final Liga Champions. Dengan kata lain, Mourinho punya ambisi untuk "mempertahankan" trofi Liga Champions, yang musim lalu dia dapat bersama Inter Milan.

Sementara angka enam dianggap sebagai kompetisi terakhir yang kini masih diikuti Madrid: Copa del Rey. Angka enam ini seakan menunjukkan kalau Mourinho tidak terlalu serius untuk mengejar gelar juara di turnamen yang terakhir dimenangi Madrid pada tahun 1993 itu.

Sebagai catatan, untuk memenangi Copa del Rey Madrid butuh melakoni sembilan pertandingan. Sementara jika hanya memainkan enam laga maka langkah Madrid akan terhenti di babak perempatfinal.
Messi-Villa Antar Barca Lipat Sevilla







Barcelona - Barcelona berhasil meraih kemenangan meyakinkan 5-0 ketika menghadapi Sevilla. Lionel Messi dan David Villa menjadi bintang kemenangan The Catalans dengan mencetak masing-masing dua gol.

Dalam laga yang berlangsung di Camp Nou, Minggu (31/10/2010) dinihari WIB itu, Messi mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama dan keempat El Barca. Sementara itu Villa membukukan gol kedua dan terakhir. Satu gol lagi menjadi milik Dani Alves. 

Tim tamu harus bermain dengan sepuluh orang usai Abdoulaye Konko menerima kartu kuning kedua di menit akhir babak pertama. 

Dengan kemenangan ini maka Azulgrana naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi poin 22. Carles Puyol dkk hanya tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Real Madrid yang beberapa jam sebelumnya juga meraih kemenangan. 

Sementara Sevilla yang memiliki nilai 14 ada di peringkat keenam.

Jalannya Pertandingan

Gencar menekan sejak peluit awal, Barcelona memetik hasil usahanya di menit keempat. Adalah Lionel Messi yang mencatatkan namanya di papan skor. 

Gol ini diawali dari sepakan Pedro yang ditepis kiper Sevilla Javi Varaz. Bola rebound diterima Messi, selanjutnya pemain Argentina itu melepaskan tembakan yang merobek gawang tim asal Andalusia itu. 

Lima menit berselang, tim tamu berhasil mencuri peluang lewat Luis Fabiano dengan memanfaatkan kurang rapatnya pertahanan Barca. Namun sepakan pemain asal Brasil ini masih melenceng dari sasaran. 

Menit ke-22, kiper Barcelona Victor Valdes menggagalkan ancaman Sevilla yang diawali oleh umpan silang Diego Perotti dan diselesaikan dengan tembakan Diego Capel.  

Barca menggandakan skor di menit ke-24 melalui David Villa. Menerima bola sodoran Lionel Messi, Villa yang berada di sisi kanan kemudian menusuk ke dalam kotak penalti. Usai melewati penjagaan dari Antonio Luna Rodriguez, El Guaje selanjutnya melepaskan tembakan ke tiang jauh yang gagal dijangkau Varas. 

Unggul 2-0 tak membuat anak buah Josep Guardiola mengendurkan tekanan. Enam menit menuju turun minum, Villa kembali mengancam. Kali ini sepakannya mampu ditepis Varas.  

Tim tamu harus bermain dengan sepuluh orang usai Abdoulaye Konko menerima kartu kuning kedua di menit akhir babak pertama. 

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan oleh Barcelona. Delapan menit babak kedua berjalan, juara bertahan La Liga ini semakin menjauh dengan keunggulan 3-0. Gol ketiga dikemas oleh Dani Alves yang memanfaatkan kesalahan pemain Sevilla Ndiri Romaric yang bermaksud mengirim umpan ke kiper Varas dengan sundulan kepala. Namun bola bisa disambar Alves untuk mengoyak gawang Los Palanganas. 

Tuan rumah semakin memperlebar jarak menjadi 4-0 di menit ke-63 berkat gol kedua Messi. Setelah sukses dalam perebutan bola dengan Diego Capel, 'Messiah' kemudian melakukan solo run. Meski dibayangi sejumlah pemain Sevilla, "titisan Maradona" itu melepaskan tembakan datar yang gagal dibendung Varas.

Sepuluh menit menuju bubaran, Barca punya kesempatan untuk kembali mencetak gol. Menerima umpan terobosan, David Villa mampu lolos ke kotak penalti dan melewati penjaga gawang Javi Varas yang berusaha maju menghadangnya. Striker bernomor tujuh itu kemudian melepas tembakan yang masih bisa dibuang oleh pemain Sevilla. 

Tendangan datar David Villa di masa injury time mempertegas kemenangan Barca 5-0. Menerima bola dari Pedro, Villa yang dibayangi dua hingga tiga pemain Sevilla berhasil melepas tembakan yang merobek gawang tim tamu.


source:http://m.detik.com   
Selasa, 02/11/2010 18:30 WIB
Jangan Percaya Pertanda Awan 'Petruk'!

Jakarta - Gambar awan mirip Petruk di atas Merapi memunculkan penafsiran mistik bahwa itu pertanda bahaya. Sebagaimana ilmuwan pada umumnya, Kepala Pusat Mitigasi Bencana dan Vulkanologi Kementerian ESDM Dr Surono berpendapat awan Petruk bukan pertanda apa pun.

"Jangan percaya tanda Petruk itu bahaya," kata Surono saat dihubungi detikcom, Selasa (2/10/2010).

Dia khawatir masyarakat justru akan menanggapi yang tidak-tidak terhadap mitos seperti itu, padahal awan mirip Petruk itu hanya biasa saja, tidak ada efek apa pun.

"Masyarakat jangan terpengaruh," sarannya.

Dari catatan Surono, kondisi Merapi kini sudah mulai tenang. Gempa sejak Senin kemarin sudah mulai menurun. "Hari ini saja tidak ada gempa," ujar pria berkacamata ini.

Biasanya, kalau gempa meningkat akan berefek pada munculnya ledakan. Untuk kondisi Merapi yang mesti diwaspadai yakni awan panas.

"Gempanya menurun, tetapi awan panas beruntun keluar. Jadi kalau tekanan dari dalam masih ada, ya jadi mudah keluar," katanya.

Suswanto (40), warga Srumbung, Magelang, mengabadikan awan yang berbentuk Petruk dengan bidikan kamera ponselnya pada Senin 25 Oktober selepas subuh. Sebagian sesepuh di desa tersebut mengartikan itu sebagai tanda bahwa akan ada letusan Merapi yang besar. Kepala Mbah Petruk yang menghadap ke selatan artinya musibah akan terjadi di Yogyakarta dan sekitarnya.

Sedangkan Ponimin yang disebut-sebut menjadi pengganti Mbah Maridjan sebagai juru kunci Merapi menyatakan bahwa sosok mirip Petruk itu merupakan salah satu penunggu Merapi. Menurutnya, hidung Petruk yang menghadap Yogyakarta mengandung arti Merapi mengincar Yogyakarta. Dia beralasan, di Yogya banyak orang-orang tidak baik karena itulah menjadi incaran Merapi. Para penunggu Merapi marah dengan kondisi masyarakat.

Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Subandriyo menilai asap berbentuk Petruk itu tidak ada arti apa-apa. "Asap seperti itu bisa berbentuk apa saja. Kalau ada yang mengatakan itu pertanda akan ada letusan yang lebih besar saya rasa itu hanya mitos saja," ujar Subandriyo.

Subandriyo menuturkan, bentuk-bentuk seperti itu (mirip Petruk) memang bisa terjadi akibat adanya kombinasi bayangan. Seperti pada letusan Merapi pada tahun lalu, asap letusan juga pernah menyerupai patung manusia.



source: http://m.detik.com